KORAN INDONESIA.WEB.ID
BOGOR – Kelurahan Cikaret bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba pada Jumat (19/6/2026) pukul 14.00 WIB di Aula Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga se-Kelurahan Cikaret. Hadir pula Lurah Cikaret Riki Riswan Deris, S.T., M.M., Kanit IV Satres Narkoba Polresta Bogor Kota IPDA Subandi, S.H., M.H., Ketua LPM Kelurahan Cikaret Iwo Supriyanto, Ketua Kampung Tangguh Bebas Narkoba Hilmi A. Halim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para tokoh masyarakat.
Dalam arahannya, IPDA Subandi menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya membahayakan kesehatan fisik, tetapi juga merusak pola pikir Manusia,dan bisa menghilangkan kesadaran diri, dan menghancurkan akhlak dan keimanan, serta mengancam masa depan generasi muda.
“Narkoba bukan hanya berbahaya bagi kesehatan tubuh, tetapi juga dapat merusak akal sehat sehingga seseorang kehilangan kesadaran dan kontrol diri. Karena itu, kami berharap peran keluarga dan orang tua dalam mengawasi serta membimbing anak-anaknya harus lebih diutamakan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Cikaret Riki Riswan Deris mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
"Kami berharap adanya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan terbebas dari bahaya narkoba. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Satres Narkoba Polresta Bogor Kota yang telah memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan ini,” ungkapnya.
Ketua LPM Kelurahan Cikaret, Iwo Supriyanto, turut menyampaikan apresiasi kepada Polri, Khusunya Satres Narkoba Polresta Bogor kota,atas upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi Polri yang terus memberikan edukasi dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kami juga mendukung upaya rehabilitasi bagi para pengguna narkoba agar mereka dapat pulih dari ketergantungan dan kembali diterima di tengah masyarakat dengan baik,”ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Kampung Tangguh Bebas Narkoba, Hilmi A. Halim, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan warga dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami dampak buruk narkoba terhadap individu, keluarga, dan lingkungan. Penyuluhan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika di wilayah Kelurahan Cikaret.
(Red).



Posting Komentar