MELUKIS PENGEMBANGAN DAKWAH PERADABAN ISLAM DI KOTA BOGOR




KORANINDONESIA.WEB.ID 

BOGOR– Peradaban Islam adalah sistem hidup yang berlandaskan ajaran Tauhid. Akarnya tumbuh sejak era Nabi Muhammad SAW di Madinah pada abad ke-7 Masehi, mencapai puncak kejayaan pada masa Kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad dan di Andalusia, Spanyol. Nilai-nilainya kemudian berlanjut hingga era modern, salah satunya di Kota Bogor.


Peradaban ini tidak berhenti pada sejarah. Ia hidup dalam dakwah, ilmu, dan amal masyarakat. Di kota Bogor, denyut peradaban Islam itu dirajut melalui lembaga seperti PPIB - Pusat Pengembangan Islam Bogor.



LANDASAN DAN KARAKTER DAKWAH ISLAM


Ada tiga pilar utama yang menjadi karakter dakwah peradaban Islam:


1. Tauhid

Keimanan kepada Allaah SWT menjadi pusat dan arah. Tauhid menjadi landasan seluruh ilmu, amal, hukum, hingga karya peradaban manusia.


2. Ilmu Pengetahuan

Al-Qur’an dan Al-Sunnah mendorong umat untuk berpikir kritis, meneliti, dan mengembangkan sains. Islam tidak membatasi ruang ilmu, melainkan menjadikannya sarana ibadah.


3. Universalitas

Islam bersifat terbuka, adil, toleran, dan damai. Ia menghargai keragaman dan menempatkan kemaslahatan umat manusia di berbagai lapisan sebagai tujuan.


TIGA FASE PERKEMBANGAN DAKWAH DI BOGOR MELALUI PPIB


Perjalanan dakwah Islam di Kota Bogor, khususnya melalui PPIB, dapat dipetakan dalam tiga fase besar.


1. PERIODE AWAL: 1970 – 2000

_Fase Peletakan Fondasi Fisik dan Spiritual_  

Pada masa ini dakwah Islam di Kota Bogor tumbuh pesat seiring semangat membangun pasca kemerdekaan. Ciri utamanya adalah pembangunan infrastruktur dakwah.


Tokoh kunci pada periode ini:  

1.  M. Thohir- _Almarhum_ - Pewakif tanah yang menghibahkan lahan untuk masjid sebagai pusat kegiatan Islam.

2.  Kolonel Achmad Syam- _Almarhum_ - Nadzir pengelola harta wakaf dan Wali Kota Bogor saat itu. Beliau menjadi pencetus dan penggagas berdirinya masjid ikon Kota Bogor. Kini di Jl. Pajajaran no 10 Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor berdiri Masjid Agung Al-Mi’raj Kota Bogor, yang dahulunya dikenal sebagai Masjid Raya Kota Bogor.


2. PERIODE PERTENGAHAN: 2000 – 2020

_Fase Institusionalisasi dan Sinergi Pemerintahan_  

Dakwah berjalan harmonis bersama Pemerintah Kota Bogor dan seluruh komponen masyarakat. Fase ini ditandai berdirinya gedung PPIB di sebelah Masjid Agung Al-Mi’raj Kota Bogor d/h Masjid Raya Kota Bogor sebagai pusat kegiatan Islam, pertemuan dakwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.



Beberapa tokoh dan kontribusi penting:  

1.  H. Edi Gunardi- _Almarhum_ - Wali Kota Bogor. Beliau inisiator utama pendirian PPIB sebagai pusat pengembangan Islam Bogor.

2.  Diani Budiarto - Wali Kota Bogor yang memasukkan penguatan kehidupan beragama dalam visi-misi kepemimpinannya. Pada masa ini diterbitkan Perwali No. 27 dan No. 43 beserta perubahannya terkait PPIB, sebagai payung hukum pelaksanaan dakwah Islam di Kota Bogor.

3.  Ir. Farid Poniman,M.Si - _Almarhum_ - Direktur Operasional PPIB pertama. Meletakkan pondasi dakwah modern dengan pendekatan yang inovatif.

4.  Ir. Endang Oman - _Almarhum_ - Direktur Operasional PPIB kedua. Melanjutkan integrasi gerak dakwah antara MUI Kota Bogor, BAZNAS Kota Bogor, dan PPIB dalam satu kesatuan area dan langkah.

5.  Dr. Ade Sarmili,S.Ag.,M.Si- Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI Kabupaten Bogor. - Direktur PPIB ketiga sekaligus sebagai nadzir wakaf juga seorang aktivis dakwah dan cendikiawan muslim yg cukup produktif_Catatan perjalanan masa kepemimpinannya terlampir._


3. PERIODE MODERN: 2020 – SEKARANG

_Fase Tantangan dan Pembaharuan_  

Dakwah Islam di Bogor memasuki fase menghadapi tantangan zaman. Dinamika pemikiran dan pembaharuan di berbagai aspek kehidupan menjadi fokus.


Hingga tahun 2026, PPIB masih dipimpin oleh Dr. H. Ade Sarmili, S.Ag., M.Si sebagai Direktur Operasional, yang kini memasuki Periode III Tahun Ke-4 masa jabatannya.


Dengan komitmen dakwah yang bernilai luhur, diharapkan kehidupan beragama di Kota Bogor tumbuh dewasa. Dengan rahmat Allah SWT, maka tegak kokohnya peradaban Islam di kota Bogor (PPIB-Pusat  Peradaban Islam Bogor) bukan sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan yang nyata. (Achmad

di Bogor bukan sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan yang nyata. (Taufik/Rjale)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama