KORANINDONESIA.WEB.ID
BOGOR — Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) Ranting Gunung Batu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 dengan menggelar kegiatan yang memadukan olahraga kesehatan dan seni budaya tradisional di wilayah Bogor Barat, Kota Bogor.
Peringatan satu dekade PORPI Ranting Gunung Batu tersebut diisi dengan senam pernapasan massal serta pertunjukan pencak silat yang melibatkan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Bogor.
Kegiatan dihadiri ratusan anggota PORPI, tokoh masyarakat, serta para pendekar dan pesilat PPSI Kota Bogor. Kolaborasi kedua organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong masyarakat untuk aktif dalam kegiatan olahraga dan pelestarian budaya.
Ketua PORPI Ranting Gunung Batu mengatakan, usia 10 tahun menjadi momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam memasyarakatkan olahraga pernapasan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperluas sinergi dengan komunitas lain, khususnya yang memiliki perhatian terhadap kesehatan dan kebudayaan.
“Dua digit angka ini adalah bukti konsistensi kami. Tahun ini menjadi sangat spesial karena kami berkolaborasi dengan PPSI. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tubuh melalui senam pernapasan bisa berjalan beriringan dengan pelestarian seni budaya bangsa, seperti pencak silat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pernapasan massal yang diikuti anggota PORPI. Setelah itu, para pesilat PPSI Kota Bogor menampilkan sejumlah jurus pencak silat tradisional dengan iringan musik gendang pencak.
Pertunjukan tersebut mendapat perhatian dari para peserta dan masyarakat yang hadir. Selain menjadi hiburan, penampilan pencak silat juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni tradisi kepada masyarakat, terutama generasi muda. Perwakilan PPSI Kota Bogor mengapresiasi kolaborasi tersebut.
Menurutnya, sinergi antara komunitas olahraga dan seni budaya dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Pihaknya berharap kegiatan bersama PORPI tidak berhenti pada peringatan HUT, tetapi dapat dilanjutkan dalam berbagai program positif yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.
“Kami mengapresiasi kolaborasi ini. Olahraga dan seni budaya dapat berjalan bersama untuk menghadirkan kegiatan yang positif dan produktif. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus dilanjutkan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-10 PORPI Ranting Gunung Batu kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama satu dekade.
Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama yang diikuti pengurus, anggota PORPI, para pesilat PPSI, serta mitra dan tokoh masyarakat yang hadir.
( Achmad Hidayat)



Posting Komentar